June 4, 2009

"The Inspiring Words"- from Deshinta Arrova Dewi's book

Jika Nabi Muhammad Datang ke Rumahmu

Jika Nabi Muhammad datang ke rumahmu
Untuk meluangkan waktu sehari dua hari bersamamu
Tanpa kabar apa-apa sebelumnya,
Apakah yang akan kau lakukan untuknya?

Akankah kau sembunyikan buku musikmu?
Lalu kau keluarkan dengan cepat kitab hadis di rak buku?
Atau akankah kau sembunyikan majalah-majalahmu
Dan kau hiasi mejamu dengan Al Qur-an yang telah berdebu?
Akankah kau masih melihat film dewasa di tv
Atau dengan cepat kau matikan sebelum beliau kecewa?

Maukah kau mengajak Nabi berkunjung ke tempat yang biasa kau datangi?
Ataukah dengan cepat rencanamu kau ganti
Akankah kau bahagia jika Nabi memperpanjang kunjungannya?
Atau kau malah lega saat Nabi akhirnya mengakhiri kunjungannya?

Jika Nabi Muhammad tiba-tiba ingin menyaksikan,
Akankah kau tetap mengerjakan pekerjaan yang sehari-hari biasa kau lakukan?
Akankah kau berkata-kata seperti apa yang sehari-hari biasa kau katakan?
Akankah kau jalankan sewajarnya hidupmu seperti halnya jika Nabi tidak ke rumahmu?

Sangatlah menarik untuk diketahui
Apa yang akan kau lakukan
Jika Nabi Muhammad datang
Mengetuk pintu rumahmu…

Hari Ini Aku Shalat Sebentar Saja
Karena banyak sekali yang harus aku selesaikan.
Aku sekarang tergesa-gesa dan harus kembali bekerja
Untuk membayar semua tagihan apabila saatnya tiba
Toh kewajibanku sebagai muslim lunas sudah
Kini jiwaku bisa beristirahat dengan tenang

Wah, seharian ini ternyata aku tiada waktu
Untuk berbagi kata-kata suka ria dan silaturahmi
Tiada waktu juga untuk berdakwah dengan kawan-kawan
Nanti kalau ada yang menertawakan, malu juga.
Tiada waktu, tiada waktu banyak kerja yang menungguku,
Kadang aku merasa hati kecilku seperti menangis
Karena aku tidak cukup memberi santapan rohani
Tetapi bagaimana lagi, aku sibuk dan tiada waktu

Akhirnya waktuku tiba untuk meninggal dunia
Aku pergi untuk bertemu dengan Tuhanku,
Aku datang, berdiri dengan mata menerawang
Sesaat aku melihat Tuhan mengutus malaikat dengan buku di tangannya
Sebuah buku, yang bernama buku kehidupan

Malaikat melihat dan seperti mencari sesuatu
Dalam buku kehidupan itu
Dan kemudian dia memandangku dan berkata
“Namamu tidak termasuk dalam daftar orang-orang ke surga
Kami semua sebetulnya hendak menuliskan namamu
Tetapi kami terlalu sibuk dan tiada waktu..”

=Ini nih,,,yg harus kita renungkan ketika MILAD,,sudah yakinkah kita masuk surga?=

3 comments:

Ajid said...

Assalamualaikum...
setelah membaca the inspiring word ini bukan sekedar menginspirasiku, melainkan membuat diri ini harus makin introspeksi atas segala kesalahan dan merenung untuk bida lebih baik lagi.
Semoga kita khususnya aku bisa menjadi pribadi yang hanif.Amin

wiektyas said...

Assalamualaikum, wah aku ulang tahun hari ini dan "ditakdirkan" membaca postingan ini... mana jatah hidup di dunia makin berkurang, jadi kepikiran... harus memperbaiki diri lebih baik lagi...

Nice Posting ^^
-kacangijo-

Dunia Anchy said...

Subhanallah.... Astaghfirullah...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...