May 29, 2013

Bismillahirrahmannirrahim! Optimis sembuh! :)

Sakit..siapa sih yang mau sakit? Hehe..Kalau satu per satu orang ditanya, pasti tidak ada yang menjawab mau. Mungkin kalau sakitnya sekadar flu batuk yang bisa sembuh tanpa terlalu mengganggu aktifitas sehari-hari, insya Allah masih bisa dihadapi ya. Nah tapi kalau ternyata sakit yang dijalani agak berat karena lama pemulihannya dan jauh lebih ringan ketika ada orang lain yang membantu merawat, saat itulah sepertinya jiwa dan raga ini mendapat ujian. Apalagi buat anak perantauan atau kosan, yang tinggal sendiri jauh dari orang tua dan saudara, sungguh malam-malam yang agak mengharukan ya bawaannya... :)

Saya sendiri astagfirullah alhamdulillah sekarang sedang menjalani sakit yang tidak sekedar flu atau batuk ringan, sudah hampir 3 minggu. Badan saya seakan-akan tiba-tiba protes dengan caranya sendiri. Awalnya memang tiba-tiba kesehatan saya menurun, timbul kemerahan seperti gigitan nyamuk dari pergelangan kaki sampai betis. Tidak terlalu banyak sih, cuma lumayan mengejutkan. Beberapa hari berikutnya pergelangan kaki saya sampai betis merasakan pegal yang luar biasa dan sangat sakit ketika dipakai berjalan. Rasanya ngilu dan ternyata mata kaki jadi bengkak. Tiap malam rasa ngilu di sekujur kaki meradang sampai selalu terbangun tengah malam dan tidak bisa tidur lagi. Jalan ke kamar mandi pun penuh perjuangan. Hampir tiap saat ketika nyeri meradang selalu menangis, habisnya tidak tau lagi apa yang harus diperbuat. Saya sempat down karena merasa sedih dengan rasa sakitnya.

Sudah dua kali saya berobat ke dokter. Dokter pertama mengatakan saya terlalu kurus haha dan tensi saya rendah. Jadilah saya didiagnosa kurang gizi. Lalu kurang konsumsi vitamin B. Ketika sampai akhirnya ke dokter saya sempat takut akan didiagnosa penyakit parah, beri beri atau apalah semacam asam urat. Tapi alhamdulillah bukan. Dokter bilang jangan berpikir terlalu jauh. Penyakit saya tidak separah itu. Ya, saya harus perbaiki pola makan perbaiki asupan makanan bergizi ke tubuh saya. Dan kata beliau pergelangan kaki saya meradang karena sebelumnya saya suka kemana-mana memakai sepatu wedges. Padahal bukan yang haknya runcing dan tidak terlalu tinggi juga. Tidak berat malahan dan saya merasa ringan-ringan saja memakainya. Tapi ternyata cukup bikin tegang otot-otot di kaki saya. Saya nakal ketika pergi berjalan jauh tidak lepas memakai hak. Sehabis pakai pun tidak pernah memanjakan kaki dengan pijit-pijit hanya sekadar meluruskan di tempat tidur. Pulang dari dokter perasaan agak ringan sih karena tau penyebabnya itu apalagi saat itu adalah weekend, saya sedang pulang ke rumah.Saya dapat obat dan dapat perawatan dari keluarga di rumah. Agak membaik lah keadaan kaki. Ternyata tak disangka, setelah saya kembali bekerja ke Jakarta, malam-malamnya nyeri di kaki saya kembali meradang. Drama tangis dan tak bisa jalan kembali terulang. Konsentrasi aktifitas saya mulai di kantor sampai di kosan terganggu. Mau beli makan ke luar juga jadi agak repot. Sampai akhirnya saya tidak kuat dan tidak masuk kantor dan minta tolong sahabat saya untuk menemani ke dokter karena jalan saja udah agak tidak kuat. Dokter kedua mengatakan hal yang sama. Dan saya diberi obat vitamin dan antibiotik untuk mengurangi nyeri yang meradang.

Dapat obat dari dokter kedua, alhamdulillah nyeri di kaki saya berkurang. Saya dianjurkan untuk tidak jalan kaki dan berdiri terlalu banyak. Makan yang betul. Sempet agak desperado juga sih ini mesti gimana gtu, karena rasa pegal luar biasa di kakinya kadang masih datang di malam hari, lalu paginya seakan saya tidak mau beranjak dari tempat tidur. Akhirnya saya hanya bisa berpasrah dan berdoá sama Allah dan melakukan pemulihan semaksimal mungkin. Saya tidak mau terlalu bergantung pada obat. Benar-benar berpasrah karena tidak ada kejadian selain dari izin Allah dan tidak ada kekuatan selain dari pertolongan Allah. Ya Allah, saya masih pengen sembuh. Sakit yang tiba-tiba datang ini insha Allah jadi introspeksi diri saya, penggugur dosa saya, pengingat diri untuk selalu bersyukur dan pengingat bahwa kita sama sekali hanya butiran debu, manusia lemah yang kalau Allah udah kasih sedikit aja sakit, rasanya udah luar biasa. Jangan sampai jauh dari Allah.

Pemulihan yang dilakukan selain dari menambah porsi ibadah ke Allah, berdoá terus sama Allah, shalat sunnat dikencengin, ngaji, sedekah dan sebagainya yang berhubungan dengan ibadah sama Allah, selain itu juga jangan lupa meminum obat dan vitamin yang diberikan, makan yang betul. Coba setiap setelah beraktifitas ketika di kosan rendam kaki dengan air garam dan pijat-pijat. Luruskan niat, luruskan kaki agak ganjal bantal, bismillah pelan-pelan. Lalu katanya olahraga yang bisa dilakukan ketika sakit kaki semacam ini adalah berenang. Sudah mulai mencoba juga sih. Oya sambil dengar lagu Muhasabah Cinta nya Edcoustic dan Asmaul Husna versi Ary Ginanjar juga menambah kekuatan mental. Yang penting yakin sama Allah..

Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi....
Muhasabah cintaku...

Tuhan... Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu

Baru kali ini memang saya mendapat cobaan merasakan sakit yang agak berat seperti ini. Padahal sakit kaki aja tapi bisa berimbas pada kehidupan keseluruhan. Insha Allah ga pengen lagi. Tapi memang mengalami hal seperti ini seperti menambah kekuatan mental untuk ujian yang lebih tinggi. Allah pasti tidak memberikan ujian yang hambaNya tidak mampu. Begitu banyak pelajaran yang saya ambil. Seperti saya harus memulai lagi membenahi diri ini demi menjadi pribadi yang lebih kuat dan berkualitas di masa depannya. Insha Allah perjalanan masih panjang, masih banyak aktifitas dan cita-cita yang harus dilakukan. Kesehatan menjadi hal yang sangat bernilai dan harus disyukuri. Bismillahirrahmanirrahim! Optimis sembuh demi melanjutkan masa depan!

Mohon doánya :)

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...