February 5, 2010

Dari Hati untuk Hati.............

Alhamdulillah..segala puji bagi Allah atas segala cobaan, ujian, rezeki dan segalanya yang telah Allah berikan..
Allah tahu, saya masih bisa mengatasi ujian apapun yang saya hadapi dan menemukan jawaban dari segala kegelisahan.....

ya, inti dari kegelisahan saya selama ini adalah kurangnya rasa yakin kepada Allah dan masih mengharapkan dari makhluk yang padahal segala sesuatunya ditentukan oleh Allah...
Apapun itu, harusnya minta saja pada Yang Maha Kuasa dan Maha Pemilik alam semesta beserta isinya, yang menghendaki segala yang terjadi sekecil apapun...

Memikirkan kembali apa yang saya alami, berkisar pada masalah nilai akademik, persahabatan, kesabaran menerima keadaan, komunikasi, kasih sayang kepada orangtua, COBAAN LAWAN JENIS, fisik, emosi dan sebagainya...

Hmm...semuanya kembali lagi harus melihat, apa saja sih yang telah saya lakukan untuk Allah, masih sedikit sekali. Dan yang saya terima saat ini adalah rejeki saya, garis hidup saya dan balasan dari apa yang telah saya perbuat sebelumnya. Allah akan memberi apa yang kita minta dan membalas apa yang kita perbuat. Jadi ga ada gunanya mengeluh dan berkoar terus tanpa segera menyadari...

Sebenarnya kalo mau ambil gampangnya aja ya ternyata, seperti yang saya dengar dari Mario Teguh..
Kita hanya harus meminta, bukan berpura-pura...
Minta saja kepada Allah apa yang kita mau, apa adanya, tapi dengan cara berdoa yang diterima juga...
Tidak usah merangkai dengan kalimat yang susah-susah,,cukup yakin dan sopan.

Setelah itu memantaskan diri untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Hasil bergantung dari usaha. Melihat orang lain bisa, berarti memberi motivasi diri bahwa kita juga bisa. Sama-sama manusia, sama-sama memilki 24 jam sehari. Timbulkan semangat dan iri (positif) ngeliat teman yang bisa.

Iri itu perlu. Iri ibarat pisau, tergantung bagaimana kita menggunakannya...

Dan hal-hal lain seperti persahabatan, komunikasi, orang tua..
Itu dari kitanya yang berusaha. Selalulah berusaha membuka diri dan jujur kepada mereka. Hal itu juga akan dirasakan oleh lawan dan kawan kita. Karena kita hidup dengan makhluk lain di dunia ini dan mau tidak mau harus menghadapi segala masalah yang timbul dari situ. Kita harus mempunyai kasih sayang kepada sesama apalagi orangtua.

Karena ketika kita menyayangi, Allah juga tidak ragu-ragu untuk memberikan kasih sayangNya kepada kita...

Tentang lawan jenis, saya yakin, ketika kita memantaskan diri (telah berusaha dan berdoa) menjadi baik, kita akan mendapatkan yang terbaik. Untuk perempuan mungkin memantaskan diri tapi menunggu, sedangkan laki-laki memantaskan diri tapi mencari.

Dalam persahabatan...
Jadilah pendengar yang baik untuk orang lain. Mendengarkan adalah sikap lebih sulit daripada menumpahkan keluh kesah kepada orang lain.

Bersyukurlah jika kita masih ada dalam line orang yang cepat ditegur oleh Allah. Allah tidak pernah bosan memberi. Dan jangan lupa bersyukur. Allah senang dengan hambaNya yang mudah bersyukur dan ga akan sungkan memberi lebih jika kita pantas menerimanya..

SEMANGAT!!! Future depends on present.....
Masih banyak pintu-pintu dan sudut rezeki yang belum kita buka...

2 comments:

Dian Lestari said...

Wew..
gudd skali..

Minta, minta, mintaaa terus pada-Nya.
Dia justru cinta dgn orang yg rajin meminta pada-Nya.

yap, so do I.
berusaha terus jd lebih baik di hiduo dan diantara mereka disekeliling kita.

Allah pasti ngasi yg kita butuhkan pd waktu yg tepat.

aminn.. ; ))

amalee said...

like all your note,,,

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...